Dulu engkau pernah berkata
Cepatlah besar anakku
Jadilah engkau orang yang besar
Yang membesarkan hati ibu
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu
Sabdamu adalah doa
Doa yang nyaring terdengar
Dan pasti didengar
Dalam semua peranan di bumi
Ini peranan terbaikmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untukku
Mengurai senyum di setiap langkah perjalananku
Mengirim doa di setiap detik nafasku
Relung hatimu begitu indah
Hingga aku tak mampu menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Apakah ibu dengar jeritan ini?
Jeritan anakmu yang merindukanmu
Berikan kekuatan untukku
Agar bisa terus tersenyum
Seperti senyumanmu yang tulus.
Aku berangkat sekarang
Untuk berjuang dalam pertempuran
Doakan agar aku berhasil
Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku
Aku mencintaimu
Di sepanjang jalanku
Doakan anakmu ibu
Cepatlah besar anakku
Jadilah engkau orang yang besar
Yang membesarkan hati ibu
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu
Sabdamu adalah doa
Doa yang nyaring terdengar
Dan pasti didengar
Dalam semua peranan di bumi
Ini peranan terbaikmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untukku
Mengurai senyum di setiap langkah perjalananku
Mengirim doa di setiap detik nafasku
Relung hatimu begitu indah
Hingga aku tak mampu menggapai dalamnya
Derai air matamu menguntai sebuah harap
Apakah ibu dengar jeritan ini?
Jeritan anakmu yang merindukanmu
Berikan kekuatan untukku
Agar bisa terus tersenyum
Seperti senyumanmu yang tulus.
Aku berangkat sekarang
Untuk berjuang dalam pertempuran
Doakan agar aku berhasil
Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku
Aku mencintaimu
Di sepanjang jalanku
Doakan anakmu ibu

0 comments:
Post a Comment